Jumat, 24 Januari 2014

Riwayat hidupku "Ajay"

                                                                           PERJALANAN HIDUP SE'ORANG AJAY 



                                  Cerita ini saya angkat dari kehidupan saya sendiri, dari saya kecil hingga aku menjadi dewasa
Dan cerita ini mungkin nanti ada nama-nama yang kebetulan mirip seperti nama anda "PEMBACA" Cerita ini.
Terlebih dahulu saya mohon maaf se'besar-besarnya kepada Anda.
Kemungkinan kisah ini akan melibatkan orang-orang yang selama ini aku kenal,dan pernah aku cintai, maka saya pribadi mohon maaf kepada anda yang bersangkutan.

                                                                       To the point aja yach....!!!!!!!!

       Dulu kehidupan keluargaku teramat sangat sengsara,serba kekurangan.Dan ahirnya ayah dan ibuku memutuskan untuk ikut transmigrasi ke daerah sumatra selatan yang tepatnya di SEKAYU-MUBA(Musi Banyu Asin) 21-11-1981.
Dan itupun masih belum berubah perekonomian keluarga kami...
Selang beberapa tahun kemudian keluarga kami pun sudah agak sedikit tercukupi, dan pada tahun 1985.
Aku di lahirkan di sana,dan aku dibesarkan disana, namun apa yang menimpa diriku, pada umur 2 tahun aku sakit-sakitan terus,sampai-sampai aku sakit parah dan hampir saja aku meninggal karna sakit itu... 
Saat itu namaku WARSONO itu nama kecilku... dan suatu hari aku kembali sakit, dan ibuku pun sempat bosan melihatku sakit-sakitan terus.. sampai-sampai ibu pernah bilang sama aku  
                    "kamu tuh sakit terus mati enggak hidup enggak sebenarnya apasih yang menyebabkan ini" itulah kata-kata ibuku, tapi entah kenapa saat itu aku jawab:
                                                            "Makanya aku di ganti namanya, aku ingin namaku di ganti NURJAYA....
Saat itu entah kenapa aku ingin menyandang nama nurjaya, padahal,
Nama itu sudah ada yang menyandangnya ya itu tetangga aku sendiri...
Dan pada saat itu juga ibuku memindahkan namaku menjadi Nurjaya,
Semenjak aku di ganti nama, alhamdullah aku tidak lagi sakit-sakitan.
        Singkat cerita... beberapa tahun kemudian kami memutuskan untuk pindah ke jawa lagi, karna kemungkinan di sumatra tidak ada kemajuan yang di harapkan.. 
Akhirnya kamipun pindah ke jawa kembali...
Dan pada tahun 1991 Orangtua ku pun memutuskan ikut transmigrasi kembali, masih di wilayah sumatra selatan tapi lain kabupaten,tepatnya di:
Kab: MUSI RAWAS
Kec:BKL UKU TRAWAS
Desa sukarami kampung III.
Di sana lah aku di besarkan hingga aku sekolah, namun apa yang terjadi pada prkampungan kami, pada tahun 1993 terjadi kebanjiran hampir seluruh perumahan tran itu terendam banjir termasuk rumah kami hampir tenggelam tinggal keliatan atapnya saja. 
Dan sampai keluargaku memutuskan untuk pindah rumah ke tempat dataran yang agak tinggi, rumah kami pun di pindah kesana, dengan cara di gotong secara gotong royong. dan kami pun menetap di sana, namun apa daya selang beberapa tahun kemudian, perekonomian yang melanda keluarga kami pun mulai kekurangan maklum semakin banyak beban orangtua untuk menyekolahkan AKU,ADIK Dan Kedua KAKAK aku.
Dan aku pun hanya menginyam bangku sekolahan hanya sampai SMP saja.
Akhirnya selang beberapa tahun kemudian, pada tahun 2001ORTU memutuskan untuk kembali ke jawa dan menetap disana,aku pun ikut dengan kedua orangtuaku ke jawa,dan di sana pun aku tidak pernah di rumah,aku merantau lagi ke wilayah orang lain,mencari ilmu ya itu ilmu dagang,aku ikut seseorang di CIREBON, di sana aku ikut bantu dagang,yang pasti aku belajar tentang perdagangan di pasar..
          Singkat cerita beberapa bulan kemudian musibah meninpa keluarga ku, aku kehilangan AYAH, Ayahku meninggal dunia,kesedihan meliputi keluargaku,tentu saja aku sangat terpukul karna kehilangan sosok ayah yang selama ini banyak membibingku dan membesarkanku, Dan yang paling menyedihkan adalah saat ayahku meninggal aku tidak tau,karna kau di cirebon,dan tidak sempat melihat wajah ayahku yang terahir... aku hanya tau saat ayahku di masukan ke liang lahat,dan di timbun tanah... Selamat jalan ayah,semoga ayah di terima di sisi tuhan dan tenang adi sana.
                                                   Haduh.....!!!!!! Aku jadi nangis lagi nih...!!!!!!
Lanjut ahhh....!!!!!!

Semenjak itu aku mulay mencari pekerjaan  kerja ke sumatra lagi untuk membantu beban ibu.
Aku memutuskan untuk mandiri dan jadi anak rantau, yang kehidupan ku selalu di wilayah orang,namun semua itu aku jalani dengan senang hati dan yang pasti aku bisa belajar dari apa yang aku jalani sebagai anak rantau, Contoh nya , aku belajar mandiri, mensyukuri riski, cara bergaul dengan orang lain yang baik, juga aku bisa mengerti apa artinya hidup ini...



                                                Haduuuuuuuhhhhhh Capek+sedih.... 
                           Eh kisah ini belum berahir loh.. nanti akan aku tuliskan lagi tentan kisah hidup dan cintaku selana ini, tunggu aja di BAB berikutnya :KISAH PERJALANAN CINTAKU.

    Udah dulu ya terima kasih atas kesempatanya untuk membaca coretanku ini..

Wasalam: Nurjaya/ Ajay.

Sabtu, 05 Januari 2013

Baridin

                                       Cerita Legenda Rakyat Cirebon 

                                          CERITA CINTA BARIDIN

Di Ceritakan Seorang pemuda Yang kehidupannya Bisa Dibilang miskin..

Dia Mencintai seorang Gadis Anak orang kaya...

Namun Dia selalu berusaha pantang menyerah untuk mendapatkan cinta Gadis tersebut.

                                              INGIN TAU KISAH SELENGKAP NYA?????

                                        Silahkan Simak Cerita Di Bawah ini....!!!!!!!!!!

Pada suatu hari, Baridin sedang Ngobrol sama ibunya yaitu MBOK WANGSI...

Tiba-tiba datang seorang laki-laki setengah baya, yaitu MANG BUNAWAS...

Dengan membawa Tumpeng/sesaji... Beliau bermaksut untuk menyuruh baridin untuk membajak sawahnya yang sebentarlagi akan memasuki musim tanam... Akhirnya baridin pun setuju atas ajakan mang bunawas... Setelah Baridin berpamitan sama ibunya,Dia pun langsung bergegas berangkat menuju sawah mang bunawas Sambil memikul alat bajak juga menggiring Dua ekor kerbaunya...

                            Di sisi lain RATMINAH yang sedang di suruh oleh ayahnya yaitu BAPA DAM untuk pergi kepasar membeli perlengkapan dapur dsb.... Lalu berangkat lah ratmiah ke pasar... Di tengah perjalanan, dia bertemu dengan pemuda-pemuda desa yang sedang nongkrong di pinggir jalan,lalu pemuda itu berniat menggoda Ratminah, mamun apa yang di peroleh pemuda itu,malah dapat cacian dari Ratminah.... Akhirnya pemuda itu pun pergi meninggalkan ratminah... selang waktu berjalan,Ratminahpun meneruskan perjalanan nya ke pasar.... Namun sebelum Ratmina sampay ke pasar, datang juga godaan yang tidak di duga, Dia bertemu dengan Seorang pemuda yang sedang memikul alat bajak yaitu BARIDIN..

Lalu baridin pun merasa terpesona melihat kecantikan RATMINA, Tanpa mengedipkan mata,baridin terus menerus memandang wajah Ratminah,Dan sontak ratminah pun merasa jengkel karna baridin trus menerus memandangnya... Ratminah pun marah-marah pada baridin,dan baridin pun malah meledek ratminah bahkan dia mengungkapkan hasrat hatinya bahwa dia ingin memiliki dan ingin mempersunting ratminah sebagay istrinya... Dan ratminah pun tambah marah-marah sama baridin,dan dia pun tidak segan-segan mencacimaki baridin,sampay-sampay baridin tertunduk malu di buatnya..... Dan akhirnya baridin pun kecewa atas tingkah laku ratminah,Baridin pun merasa kecewa dan sakit hati dengan ratminah.... Bukanya Baridin melanjutkan perjalanan nya ke sawah, dia malah berbalik arah baridin pulang kerumah .

                   Sesampainya di rumah, sontak ibunda baridin yaitu MBOK WANGSIH kaget kenapa baridin tiba-tiba pulang,timbulah pertanyaan dalam benak Mbok Wangsih.... Lalu mbok wangsih pun bertanya pada baridin,Dan baridinpun menceritakan kejadian di tengah perjalanannya menuju sawah mang bunawas.... Lalu Baridin pun memohon sama ibunya agar mbok wangsih melamar Ratminah untuknya,Lalu mbok wangsih pun tidak segan egan menasehati baridin agar dia berkaca siapa dia sebenarnya,bahw dia tidak pantas untuk berdampingan dengan Ratminah,karna Ratninah adalah anak orang kaya raya... sedangkan Baridin hanya anak seorang janda miskin yang serba kekurangan. Ditengah perbincangan nya baridin dan mbok wangsih, tiba-tiba datanglah mang bunawas dia langsung marah-marah karna baridin gagal untuk membajak sawahnya yang sebentarlagi akan di tanami padi, Lalu mang bunawaspun meminta sesajinya yang telah dia berikan sama Mbok wangsih karna baridin gagal membajak sawahnya... namun apa yang terjadi,,,,? sesaji yang dia kasihkan kepada mbok wangsih itu sudah habis di makan oleh mbok wangsih... Lalu mang bunawaspun meminta ganti dengan Beras Dsb... Tapi Mbok wangsi merasa tidak mempunyai apa-apa, jangan kan beras, uang sepeserpun dia tidak punya... Lalu mang bunawaspun tidak habis fikir,dia meminta kain sarung punya baridin untuk di jual,Padahal kain sarung itu adalah harta satu-satunya yang dimiliki oleh baridin,tetapi apa boleh buat, baridin harus bartanggung jawab atas semuanya,Akhirnya dengan berat hati Baridin pun menyerahkan kain sarungnya kepada mang bunawas untuk di jual.

                             Di lain hari, baridin terus meminta mbok wangsih untuk melamar ratminah,dan baridin sampai bilang pada ibunya kalu sampay baridin tidak tercapay keinginannya menikah dengan ratmiah. dia lebih baik mati daripada harus menanggung beban cinta itu.... dan akhirnya Mbok wangsih menyerah akhirnya bliau menuruti apa kehendak anak nya itu.... Ke'esokan harinya mbok wangsih bermaksut pergi untuk melamar ratminah,namun dia bingung, apa yang akan dia bawa untuk melamar ratminah... sedangkan dia tidak mempunyai apa-apa,jangan ka harta, Beras satu biji pun dia tidak punya,namun dia masih punya sinpanan pisang Dua biji.... Lalu ia pun bergegas pergi kerumah Bapa Dam untuk melamar Ratminah... Selepas Mbok wangsi pergi... Baridin menunggu di rumah sambil berharap agar lamarannya di terima oleh BapaDam dan Ratminah.... Dan tidak disangka datanglah Teman Setianya Baridin yaitu GEMBLUNG,Dan baridin pun langsung memberi kabar pada Gemblung bahwa dia akan menikah dengan Ratminah, Dan gemblung pun terkejut dia berfikir apakah Baridin sudah gila kalu dia mau manikah sama Ratminah.. Gemblungpun menasehati Baridin untuk membatalkan niatnya menikah sama Ratminah karna tidak akan tercapai keinginannya itu... Tapi Baridin pun tidak menghiraukan nya.... Tetapi Gemblung sebagai sahabat sejati dia cuma bisa berdoa agar apa yang di cita-citakan oleh temanya itu tercapai.... Setelah itu Gemblung pun bergegas pergi meninggalkan Baridin.

                                      Di lain waktu Baridin pun sedang berhayal bahwa cita-citanya dia akan menikah dengan Ratminah pasti tercapai... Alangkah senangnya Baridin saat itu..... Mamun di sisi lain baridin pun gelisah karna menunggu ibunda tercintanya lama tidak kunjung datang untuk memberi kabar gembira... Tidak lama kemudian Datanglah mbok wangsih dengan Wajah sedih,kecewa dan menangis... Baridin pu bingung sebenarnya apa yang Mbok Wangsih dapat dari rumah BapaDam????? Lalu Ia pun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.... Mbok wangsi pun Lalu menceritakan tentang kejadian nya saat di melamar Ratminah.... Bliau Cerita, Bahwa dia sesampainya di rumah BapaDam, Bukanya di sambut dengan senyuman malah Mbok Wangsih di sangka PENGEMIS yang meminta uang sama mereka,Bahkan Bapadam sempat memberi uang recehan pada Mbokwangsih namun mbok wangsih menolaknya karna buakan itu maksut kedatangannya.... (singkat cerita) Lalu mbok wangsih pun Mengatakan niatnya datang kerumah bapadan untuk melamar Ratminah untuk anaknya Yaitu Baridin...... Sontak saat itu juga Bapadam juga Ratminah kaget "berani-beraninya kamu melamar saya,kamu nggak ngaca ya siyapa kamu? kamu itu orang miskin yang gak punya apa-apa,tau nggak?saya yang melamar sudah banyak bahkan semuanya orang kaya serba berlebihan, tapi tidak saya trima karna belum sebanding dengan kekayaan ayahku... najis kalau aku mau menerima lamaranmu "cuih" Bahkan ratminah pun meludahi Mbok wangsih..... Begitulah ceritsnya yang mbok wangsih alami saat melamar ratminah.....

                                          Dan mbok wangsih pun marah-marah kepada Baridin, karna baridin telah mencoreng-coreng muka ibunya karna di suruh melamar Ratminah tapi hasilnya malah cacian dan ludah yang dia dapat... Dan tanpa berat hati Mbok Wangsih pun mengusir baridin dari rumah.... Baridin pun Tertunduk dan merasa sangat berdosa pada ibunya.... Sebelum ia pergi dia pun berjanji  pada ibunya bahwa dia akan membalaskan sakit hati ibunya pada keluarga BapaDam juga Ratminah... Dia bersumpah bahwa dia tidak akan memaafkan ratminah walau sampai mati pun.             Dengan rasa Sedih Dan Sakit hati Baridin pun pergi meninggalkan rumah.

                                                    

                            Selepas kepergian baridin,Mbok wangsih pun meras sedih dan menyesal karna telah mengusir Baridin dari rumah.....Disi lain Baridin pun terus berjalan menyusuri jalanan yang terjal dan tampa arah dia terus berjalan... di tengah perjalanan di bertemu dengak Gemblung,lalu gemblung pun bertanya, lalu baridin pun cerita tentang kepergiannya dari rumah.... (singkat cerita) Lalu Gemblung pun merasa sakit hati karna teman sejatinya di tolak bahkan sampai di hina oleh kluarga Ratminah lalu dia pun memberikan Jampi-jampi/do'a/bacaan mantra,yaitu AJIAN KEMAT JARAN GOYANG yang dia peroleh dari orngtuanya yang sudah meninggal, mantra itu untuk menggaet wanita agar dia tunduk dan bisa jadi wanita itu jadi gila karna tergila-gila... Dan akhirnya Baridin pun mau untuk menjalankan ritual mantra itu dengan hati putus asa dan nekat,dia rela mati demi tercapainya ritualnya itu.

                                                               (SETELAH 40 HARI

 

                            Baridin melakukan ritual itu selama 40 hari, Baridin merasa sangat tersiksa dan lemas karna selama 40hari dia tidak makan dan minum,se'akan badanya terasa mati.... Namun di sisi lain Ratmina yang merasa terkena ajian kemat jaran goyang,dia merasakan bahwa dia sangat kehilangan dan menyesal atas perbuatanya kepada baridin dan ibunya.... dia selalu teringat sama baridin dan dia selalu ingin bertemu baridin,bahkan dia berani mengajak ayahnya untuk mencari baridin dan dia bilang dia akan mencari baridin sampai dia menghembuskan nafas terakhirnya.... Sonytak saja BapaDam terkejut atas tingkah anaknya yang selalu memanggil nama baridin.. KEesokan harinya Ratminah pun pergi dari rumah dan dia terus menyebut nama Baridin,Tanpa arah dia berjalan demi menemukan Baridin... dan lama-lama Ratminah pun jadi GILA karna terkena Ajian kemat jaran goyang yang di lakukan sama baridin. Di sisi lain baridin terus bekerja membajak sawahnya mang bunawas walau pun apa yang dia rasakan saat itu sungguh sangat menyakitkan, Mangbunnawaspun merasa kasihan terhadap Baridin,Mang bunawas tau kalau baridin sedang menjalankan ritual itu,dia berusaha untuk membatalkan ritualnya itu karna dia merasa kasihan, dia membawa nasi untuk baridin agar dia berbuka ritual puasanya,namun baridin menolak,Dan Gemblung juga sebagai sahabat sejatinya Membujuk agar baridin menghentikan ritual puasanya namun tidak di hirau kan juga... Tapi gemblung juga sempat mengasih kabar gembira buat Baridin,Bahwa Cita-citanya tercapay untuk membuat Ratmina menjadi gila... Baridin pun merasa senang dan sangat puas atas tercapainya apa yang dia inginkan...

                                        Selang waktu kemudian Datanglah seorang wanita yang berpakaian acak-acakan menghampiri Baridin, Yang tidak lain adalah Ratminah Yang sekarang sudah menjadi GILA. Dan ratminahpun memohon kepada baridin agar dia mau pulang dan menikah denganya,namun Baridin tetap kukuh dalam pendirian nya,Bahkan dia bilang Pada Ratminah "KAMU ITU ORANG GILA MASA KAMU INGIN MENIKAH DENGAN SAYA ORANG WARAS,KAMU ITU COCOKNYA MENIKAH DENGAN ORANG GILA." dan dia juga bilang "MANA KESOMBONGANMU DULU,MANA KECANTIKANMU DULU" Tapi ratminah pun terus menerus mengajak baridin pulang dan menikah denganya... namun baridin tidak menghiraukan nya... Dan akhirnya Ratmina mungkin sudah merasa lelah capek dan lemas karna tidak makan, Ratminah pun terkulai lemas di pangkuan baridin dan dia berkata "AKU SUDAH TIDAK KUAT LAGI" dan akhirnya Ratminah pun MENGHEBUSKAN NAFAS TERAHIRNYA di pangkuan Baridin... Baridin pun terkejut dan dia berteriak minta tolong sama warga yang sedang berada di sawah.. lalu warga pun berbondong datang... 

                                             SELANG BEBERAPA JAM KMUDIAN

 Baridin juga merasa seluruh badanya lemas dia pun mulay ter kulay lemas dan nafasnya ter sengal-sengal, Gemblung pun merasa kaget karna melihat Nafas baridin ter sengal-sengal dan melihat mata baridin sudah mulay putih dia pun minta tolong kepada warga bahwa Baridin Mau Meninggal.... Tapi akhirnya sebelum baridin menghembuskan nafas terahirnya,Bliau menitip pesan kepada seluruh perempuan terutama yang cantik dan yang masih sendirian(belum menikah) " JANGAN SEKALI-KALI MENOLAK LAMARAN SEORANG LAKI-LAKI DENGAN SECARA KASAR,TOLAKLAH SECARA LEMBUT DAN BILANG PADA SI LAKI-LAKI "KALU KITA TIDAK JODOH ,KITA BISA JADI SAUDARAAN AJA." 

 TERIMAKASIH ATAS PERHATIANYA.....

SAMPAI JUMPA PADA CERITA LAINYA.

HORMAT SAYA YANG MENULIS :Ajay.S

                                           SEKIAN CERITA INI SAMPAI DISINI

                                                                    TAMAT...!!!